Categories
Pendidikan

Koneksi Internet Service Provider

Koneksi Internet Service Provider

Koneksi Internet Service Provider

Menghubungkan ke Telkomnet Instant ISP

Setelah Anda memahami peran ISP dan proses pendaftaran, Anda siap terhubung ke salah satu ISP, Telkomnet Instant. Menghubungkan ke Telkomnet Instant ISP tidak memerlukan melengkapi tautan ke ISP lain, juga formulir, karena faktur akan dikirim ke pemilik saluran telepon. Namun, sebelum menghubungkan ke ISP, Anda harus memastikan bahwa modem siap digunakan.


Konfigurasi Modem

Sebelum menghubungkan ke Internet, Anda harus memastikan bahwa komputer Anda memiliki modem dan diinstal dengan benar. Selanjutnya, Anda harus menginstal modem di komputer agar modem dikenali dan dioperasikan.

Anda dapat menginstal modem dengan dua cara. Yang pertama adalah menggunakan fungsi “Tambah / Hapus Perangkat Keras” di Control Panel sebagai berikut:

  • Aktifkan menu Tambah / Hapus Perangkat Keras di Panel Kontrol.
  • Tekan tombol Berikutnya untuk memulai komputer mencari perangkat keras baru.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan proses instalasi.

 

Cara menggunakan fungsi Phone and Modem Options

Jika jalur modem pertama tidak terdeteksi, Anda dapat menggunakan metode kedua untuk mengkonfigurasi modem. Cara kedua adalah menggunakan fungsi Phone and Modem Options di Control Panel dengan langkah-langkah berikut:

  • Buka Control Panel dan pilih Phone and Modem Options.
  • Tekan tombol Tambah.
  • Tekan tombol Next untuk meminta komputer mencari modem yang diinstal. Pastikan modem dihidupkan dan driver diinstal pada CD ROM. Oleh karena itu, komputer dapat mengenalinya dan segera menginstal driver yang diperlukan (jika perlu).
  • Jika modem ditemukan, peringatan atau pemberitahuan ditampilkan.
  • Ketika Anda mengklik Selesai, daftar modem yang berhasil dipasang ditampilkan.

 

 

Sumber : https://materi.co.id/

Categories
Pendidikan Teknologi

Tatacara Penyambungan ke Internet Lewat ISP

Tatacara Penyambungan ke Internet Lewat ISP

Tatacara Penyambungan ke Internet Lewat ISP

Mendaftar ISP

Untuk terhubung ke Internet, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa perangkat yang diperlukan diinstal, yaitu sejumlah komputer, modem, dan saluran telepon. Setelah itu, Anda dapat menghubungi ISP, selama Anda telah mendaftar. Jika Anda atau sekolah Anda menyediakan saluran telepon dari PT Telkom, Anda dapat terhubung langsung ke ISP Telkomnet Anda. ISP ini dapat diakses tanpa registrasi, karena semua pelanggan PT Telkom memiliki akses Internet.

 

Menggunakan Sistem Operasi Windows

Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows, Anda dapat menggunakan fungsi Program Socket Windows. Instalasi ini telah disiapkan sebagai aplikasi siap pakai.

Langkah – Langkah Operasi Windows

Langkah-langkah berikut dapat diikuti untuk terhubung ke ISP Telkomnet menggunakan sistem operasi Windows:

  • Buka Network Connections untuk membuat koneksi telkomnet.
  • Setelah itu, pilih menu Buat tautan baru di sudut kiri atas.
  • Tekan tombol Berikutnya.
  • Klik tombol Connect to the Internet, lalu tekan tombol Next.
  • Klik tombol ‘Buat koneksi saya secara manual’, lalu klik Berikutnya.
  • Klik tombol ‘Sambungkan menggunakan modem dial-up’, lalu klik Berikutnya.
  • Masukkan nama ISP yang akan Anda hubungi, misalnya “Telkomnet”, lalu klik Berikutnya.
  • Masukkan nomor telepon ISP Telkomnet 080989999 dan kemudian tekan tombol Berikutnya.
  • Langkah selanjutnya adalah mengisi nama pengguna dan kata sandi. Untuk Telkomnet, nama pengguna adalah telkomnet @ instan dan kata sandinya adalah telkomnet. Kemudian tekan tombol Next.
  • Tekan tombol Selesai untuk memutuskan sambungan dari ISP.
  • Tekan tombol Cari untuk terhubung ke Telkomnet untuk memunculkan layar yang menunjukkan bahwa komputer terhubung ke Telkomnet.
  • Setelah koneksi berhasil, muncul pesan yang menyatakan bahwa koneksi berhasil.
  • Untuk memutuskan sambungan Telkomnet, klik kanan koneksi jaringan, lalu pilih menu Putus.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Categories
Informasi Pendidikan

Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli


Pasar oligopoli merupakan pasar yang terdiri dari beberapa penjual (produsen) untuk satu jenis barang tertentu. Jika terdiri dari 2 produsen disebut duopoli.

1. Jenis- jenis oligopoli

  • Oligopoli dengan diferensiasi produk, yaitu antar produsen menghasilkan output yang berbeda.
  • Oligopoli tanpa diferensiasi produk, yaitu antar produsen menghasilkan output yang sama.

 

2. Penentuan harga dan output

  • Tinggi rendahnya tingkat diferensiasi produk akan mempengaruhi perilaku produsen dalam menentukan output atau harganya.
  • Semakin tinggi tingkat diferensiasinya berarti semakin rendah tingkat ketergantungannya (interdependensi) terhadap perusahaan lain. Ini berarti kurva permintaannya tidak tergantung perusahaan lain.
  • Semakin rendah tingkat diferensiasinya berarti semakin tinggi tingkat ketergantungannya (interdependensi) terhadap perusahaan lain. Ini berarti kurva permintaannya tergantung atau dipengaruhi perusahaan lain.

 

3. Keseimbangan pada pasar oligopoli akan dipengaruhi oleh 2 kemungkinan perilaku penjual.

  • Setiap penjual tidak akan mengikuti tindakan penjual lainnya, dalam hal menentukan harga.
  • Setiap penjual akan mengikuti tindakan penjual lainnya, khususnya dalam hal menurunkan harga.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Informasi Pendidikan

Akuntansi Perseroan

Akuntansi Perseroan

Akuntansi Perseroan

Klasifikasi Modal

Klasifikasi modal saham dalam neraca harus diungkapkan dengan jelas. Penyajian modal saham dengan neraca harus mengungkapkan berapa jumlah modal dasar, modal yang ditempatkan dan modal yang ada dalam portofolio. Selisih antar jumlah yang disetor pemegang saham dengan nominal saham dixatat sebagai Premium Modal Saham. Nama lain dari akun ini adalah Agio Modal Saham. Akun Modal Sumbangan digunakan untuk menampung sumbangan-sumbangan yang diterima perseroan. Aktiva yang diterima sebagai sumbangan dinilai sebesar harga pasar dari aktiva tersebut diterima perusahaan.

Modal ditempatkan (modal statutair) atau disebut sebagai investasi pemegang saham (shareholder investment) adalah jumlah modal yang disebut dalam akte pendirian perseroan dan merupakan jumlah maksimum, atau modal ditempatkan itu merupakan jumlah total dari dua sumber utama modal para pemegang saham.

 

Sumber Utama Modal

  • Modal yang disetorkan oleh pemegang saham dan pihak-pihak lain yang disebut dengan modal disetor (paid in capital). Sumber utama modal disetor ini dari penerbitan saham-saham atau sertifikat saham yang dapat dimiliki oleh masyarakat. Ada 2 jenis/kelas saham yaitu saham biasa dan saham preferen. Modal yang disetorkan oleh pemegang saham ini dicatat dalam akun yang terpisah bagi masing-masing jenis/kelas saham, apabila hanya terdapat satu jenis saham atau satu kelas saham maka akun tersebut diberi nama saham biasa (common stock) atau modal saham (capital stock). Sumber modal disetor lain bisa berasal dari sumbangan (donasi) aktiva dari kelompok masyarakat atau pemerintah daerah yaitu berupa tanah atau bangunan sebagai insentif agar perseroan tersebut berlokasi pada komunitasnya. Modal disetor ini dengan Modal Sumbangan.
  • Laba bersih yang ditahan dalam perusahaan, yang dinamakan dengan laba ditahan (retained earnings). Laba ditahan berasal dari operasi perusahaan. Laba bersih meningkatkan laba ditahan sementara dividen mengurangi laba ditahan, jadi laba ditahan mencerminkan laba bersih kumulatif perseroan yang belum didistribusikan kepada para pemegang saham sebagai dividen. Saldo Laba ditahan ini tidak boleh diintreprestasikan sebagai kas yang tersisa setelah dividen dibagikan karena laba yang ditahan dalam bisnis dan bagian kas dari laba tersebut biasanya digunakan oleh pihak manajemen apabila perusahaan membutuhkan modal yang lebih banyak untuk memperbaiki atau memperluas operasi perusahaan. Namun untuk membedakan laba ditahan yang bebas digunakan dan yang dibatasi penggunaannya dibuat akun khusus yang diberi nama sesuai dengan maksud diadakan penyisihan tersebut. Apabila perusahaan menyisihkan laba ditahan untuk ekspansi perusahaan, maka akun tersebut diberi nama “penyisihan ekspansi perusahaan”. Apabila dalam perseroan terdapat akun penyisihan maka laporan laba yang ditahan dibagi menjadi dua bagian, yaitu : (1) menjelaskan bagian laba yang ditahan disisihkan, dan (2) menjelaskan bagian laba yang penggunaannya tidak dibatasi dan jumlah dari kedua bagian ini kemudian disajikan dalam neraca.

 

Jenis Deviden

Dividen adalah pembagian laba yang dilakukan oleh suatu perseroan kepada para pemegang saham. Dividen dibagikan dalam jumlah yang sama untuk setiap lembar sahamnya dan besarnya dividen yang diumumkan oleh Dewan Komisaris tergantung pada sisa keuntungan setelah dikurangi dengan potongan-potongan yang ditentukan dalam akte pendirian dan juga tegantung dari keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS). Pembayaran dividen biasanya diumumkan melalui surat-surat kabar dan dapat diperoleh dengan menukarkan tanda dividen kepada perseroan yang bersangkutan. Suatu perseroan harus memenuhi 3 (tiga) kondisi berikut ini agar dapat membayar dividen, yaitu :

  1. laba ditahan yang mencukupi
  2. kas yang memadai dan
  3. tindakan formal dari dewan komisaris.

Dividen dibedakan menjadi 2 (dua) berdasarkan bentuknya, yaitu :

Dividen Tunai (cash divident), dividen tunai adalah distribusi laba atau dividen dalam bentuk kas dan biasanya dinyatakan dalam rupiah atau presentase. Laba ditahan yang besar atau tinggi tidak selalu berarti sebuah perseroan memiliki kas yang banyak dan mampu membayar dividen tunai. Direksi akan mempertimbangkan faktor-faktor berikut dalam menentukan besarnya dividen :

 

Posisi modal kerja perusahaan

  • Sumber-sumber yang diperlukan untuk rencana perluasan operasi (ekspansi) atau penggantian fasilitas.
  • Tanggal jatuh tempo utang yang besarnya cukup berarti
  • Prospek usaha dimasa depan dan ramalan perekonomian dan industri di masa depan.

Sebenarnya Dewan Komisaris suatu perseroan tidak diwajibkan oleh undang-undang untuk mengumumkan dividen, seringkali perseroan tetap mengumumkan dividen dan mempertahankan catatan dividen yang stabil meskipun keadaan perseroan tersebut tidak stabil, hal ini dilakukan agar para investor tidak pindah ke perseroan lain. Pada pengumuman dividen mencakup tiga tanggal penting, yaitu : tanggal pengumuman, tanggal pencatatan, dan tanggal pembayaran.

Dividen Saham (stock dividen), dividen saham adalah distribusi dividen tidak dalam bentuk kas melainkan saham kepada para pemegang saham. Dividen saham dapat juga diberikan dalam bentuk saham biasa kepada para pemegang saham preferen atau berupa saham preferen kepada para pemegang saham biasa. Dividen saham ini juga merupakan penanaman kembali laba yang diperoleh perusahaan guna membeli fasilitas baru atau ekspansi kegiatan perusahaan.

 

Membuat jurnal atau pencatatan transaksi dividen

Dalam membuat jurnal atau pencatatan transaksi pada kedua jenis dividen tersebut secara garis besar sama, yang pertama pencatatan atau ayat jurnal pada saat pengumuman dividen adalah dengan mendebit dividen sebesar nilai wajar (harga pasar) saham yang diterbitkan dan mengkredit utang dividen bagi jenis saham yang bersangkutan sebesar nilai nominal atau nilai ditetapkan saham biasa yang diterbitkan. Selisih antara nilai wajar saham dengan nilai yang ditetapkan atau nilai nominal dicatat sebagai premium modal saham atau nama lainnya Agio modal saham. Kedua pencatatan atau ayat jurnal pada saat saham diterbitkan pada tanggal pembayaran dividen maka dividen saham yang dapat didistribusikan didebit dan saham biasa dikredit sebesar nilai nominal atau nilai ditetapkan saham yang diterbitkan.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Informasi Pendidikan

Harga dan Output Persaingan Monopolistik

Harga dan Output Persaingan Monopolistik

Harga dan Output Persaingan Monopolistik
Pasar persaingan monopolistik mempunyai ciri terdapat cukup penjual dan pembeli produknya terdiferensiasi, ada syarat untuk masuk ke dalam industri. Contoh pada toko-toko kelontong, dan toko-toko obat.

 

Unsur – Unsur Persaingan Monopolistik:

  • Jumlah perusahaan produsen yang cukup banyak. Kolusi di antara mereka dengan tujuan membatasi output yang diproduksi agar memperoleh harga yang tinggi tidak dapat dilakukan.
  • Ada diferensiasi produk. Diferensiasi produk mempunyai dua arti penting yaitu perusahaan pesaing monopolistik mempunyai pengendalian secara terbatas atas harga barang yang diproduksi dan dijual. Para konsumen mempunyai preferensi akan produk yang dijual oleh produsen tertentu dan ia bersedia membeli pada harga lebih tinggi dari barang yang sama yang diproduksi oleh perusahaan lain untuk memenuhi seleranya. Kedua, diferensiasi produk menimbulkan persaingan bukan harga. Dengan diferensiasi produk maka produknya dapat ditonjolkan dengan advertensi dan promosi penjualan sebagai sisi persaingan bukan harga.
  • Ada syarat untuk masuk ke dalam industri. Perusahaan yang ada dalam industri membutuhkan anggaran relatif cukup besar untuk mengadakan advertensi guna menunjukkan diferensiasi produk dari produk-produk pesaing. Mereka memegang hak paten (hak merek). Hal ini menimbulkan halangan finansial bagi perusahaan-peprusahaan baru unutk masuk dalam industri tersebut.

 

Perusahaan persaingan monopolistik dalam penentuan harga dan output

berusaha memaksimumkan keuntungan dengan berproduksi pada tingkat output dimana MR=MC. Bentuk kurva permintaan pada pasar persaingan monopolistik berlereng menurun tetapi tidak begitu curam. Gambar dibawah ini menunjukkan bahwa perusahaan berproduksi pada output Qx dan menjual dengna harga Px. Keuntungan maksimum total sebesar Px.C dikalikan dengan kuantitas output sebanyak Qx atau luas bidang PxCAB.
Gambar diatas menunjukkan perusahaan meminimumkan kerugian dengan memproduksi pada tingkat output dimana MR=MC yaitu sebesar Qx dan dijual dengan harga Px. Kerugian total adalah PxC dikalikan dengan Qx atau luas bidang PxCDE. Perusahaan dapat terus berusaha atau menghentikan produksi dan keluar dari industri tergantung pada posisi kurva biaya variabel rata-rata (AVC) dan bukan pada posisi kurva biaya rata-rata (AC).

Bila kerugian lebih kecil dari biaya total maka perusahaan dalam jangka pendek terus berproduksi karena kerugian lebih kecil dari pada ia menghentikan produksi. Bila ia menghentikan produksi maka kerugiannya sebesar biaya tetap yaitu PxCv, tetapi bila ia tetap berproduksi maka kerugian lebih kecil yaitu sebesar PxC yaitu selisih antara biaya rata-rata dengan harga produk.

Gambar dibawah menunjukkan keseimbangan jangka panjang perusahaan pesaing monopolistik yang tidak memperoleh keuntungan ekonomis tetapi hanya memperoleh keuntungan normal. Disini harga sama dengan biaya total rata-rata, kuantitas yang diproduksi QX dimana MR=MC, dan kurva AC menyinggung kurva permintaan. Dalam jangka panjang perusahaan baru kemungkinan dapat masuk atau perusahaan lama keluar dari industri.

 

Efek ekonomi dan persaingan bukan harga pada perusahaan pesaing monopolistik

  1. Alokasi input tidak optimal. Perusahaan pesaing monopolistik memproduksi output lebih kecil dari tingkat output paling efisien yang memebrikan biaya rata-rata terendah dan harganya lebih tinggi dari harga pada pasar industri persaingan murni.
  2. Diferensiasi produk dan advertensi. Perusahaan pesaing monopolistik mengadakan diferensiasi produk dan rintangan financial menyebabkan mereka berusaha memperbaiki posisinya dalam jangka panjang agar dapat memeproleh keuntungan ekonomis. Hal ini dilakukan dengan mengadakan pengembangan dan diferensiasi produk serta mengadakan advertensi dan promosi penjualan. Diferensiasi produk dilakukan dengan berbagai tipe, gaya, merek, atau kualitas produk tertentu, yang memberikan manfaat kepada konsumen. Diferensiasi produk merupakan usaha mengubah dan mencocokkan produk dengan permintaan dan selera konsumen. Sedangkan advertensi dan promosi penjualan mencoba membujuk para konsumen mencocokkan permintaan dengan produk yang ditawarkan oleh penjual. Advertensi dapat bersifat informatif atau bersifat kompetitif. Bagi masyarakat keseluruhan terdapat beberapa kebaikan dan keburukan advertensi.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :